Lakukan 6 Hal Ini Sebelum Menghidupkan AC agar Tidak Cepat Rusak


Rumah Anda berada di kawasan TMII (Taman Mini Indonesia Indah)? Tentu sangat ramai dan padat, ya. Biasanya tempat yang tingkat keramaiannya di atas rata-rata akan membuat temperatur udara juga meningkat. Maka tak heran kalau orang-orang sana banyak yang memesan jasa service AC Jakarta Timur demi pemasangan AC kesayangan.

Setelah dipasang, sayangnya banyak yang sembrono. Penggunaan AC dilakukan secara asal-asalan, ugal-ugalan. Tidak pakai aturan yang benar. Akibatnya, panggil tukang service lagi, lagi, dan lagi. Kalau Anda tidak mau hal itu terus berulang, lakukan 6 hal ini sebagai upaya pencegahan biar AC Anda tidak cepat rusak.

  • Cek Unit di Luar Ruangan

Ketika musim penghujan datang, biasanya kondensor yang terpasang di luar ruangan akan kotor. Banyak debu yang melekat terbawa angin dan kelembapan. Sebelum Anda menyalakan AC, cek dulu bagian ini. Bersihkan. Paling tidak pembersihan di seputaran area kondensor berada. Kalau sudah, baru pencet tombol “on”. Tidak setiap hari. Yang penting rutin.

  • Cek Filter

Filter pada AC fungsinya sangat vital. Kalau filter atau unit yang menyaring udara sebelum diproses itu kotor, hasilnya Anda pun akan menghirup udara yang mengandung penyakit. Tidak hanya soal kesehatan. Filter yang kotor, dia akan mampu merusakkan komponen-komponen lain hingga kalau didiamkan bisa fatal. Minimal, 3 bulan filter juga diganti.

  • Tutup Ventilasi

Mungkin sangat jarang ada orang punya ruangan bawah tanah di rumahnya. Tapi bukan berarti mustahil. Udara di area bawah tanah dan permukaan tanah itu memiliki perbedaan yang menonjol. Terutama soal sterilisasi, dikarenakan ruang permukaan lebih sering terkena sinar matahari dibanding bawah tanah. Kalau tercampur ketika AC dinyalakan bisa gawat.

Sama dengan ventilasi bawah tanah. Ketika AC dinyalakan, tutup juga ventilasi ruangan di atas permukaan tanah. Hal ini akan meminimalisir keikutsertaan kotoran di atap yang bisa saja berjatuhan dan ikut mengotori udara dalam rumah, maupun bagian AC di luar ruangan yang kebetulan berdekatan. Lakukan pembersihan juga secara berkala, biar lebih nyaman.

  • Cek Pipa Drainase

Cek dulu bagian ini. Apakah ada jamurnya atau tidak. Apakah ada lumpurnya atau tidak. Apakah ada puing-puingnya atau tidak. Sumbatan pada pipa drainase akibat itu akan membuat pipa gampang bocor. Kalau sudah begitu, kerusakan pada komponen lain pun sangat mungkin terjadi.

  • Gunakan Timer

Gunakan timer atau pengatur waktu. Penggunaan timer bisa menghemat energi sekaligus pengeluaran uang Anda. Sebelum AC dinyalakan, setting timer terlebih dulu. Selain hemat energi, Anda juga akan belajar bagaimana menggunakan barang-barang elektronik sesuai kebutuhan.

  • Cek Termostat

Termostat ini nama lainnya thermister. Gunanya untuk mengatur suhu ruangan secara otomatis. Anda pasti suka yang serba otomatis, kan? Pastikan termostat di AC Anda tidak kedaluwarsa. Sebisa mungkin proses instalasi termostat baru itu dilakukan secara rutin, biar hemat energi dan uang.

Dengan melakukan setidaknya 6 hal di atas, Anda akan merasakan perbedaan yang signifikan. Berbeda sekali ketika Anda masih serba cuek dengan AC kesayangan Anda. Bisa-bisa Anda akan panggil jasa service AC Jakarta Timur lagi, lagi, dan lagi. Memang kita selalu memerlukan jasa service AC, namun usahakan bukan pada saat ketika AC rusak parah. Sebaliknya, panggil jasa service AC itu dengan rutin untuk perawatan. Mencegah memang selalu lebih baik daripada memperbaiki. Setuju?

4 Tips Membuat Kamar Mandi Terasa Nyaman

Fungsi kamar mandi pada sebuah rumah amat penting. Sebab, berbagai aktivitas pembersihan diri seperti mandi, mencuci, buang air besar dan kecil dilakukan di kamar mandi. Oleh karena itu, sebaiknya Anda selalu membuat kamar mandi  senyaman mungkin, agar penghuni rumah bisa merasa enak dan nyaman saat berada di dalam kamar mandi.  

Pada artikel kali ini saya akan membagikan 4 tips bagaimana membuat kamar mandi Anda terasa nyaman. Bagi Anda yang penasaran dengan tipsnya, silahkan baca kelanjutan artikel di bawah ini:

1.Bersihkan kamar mandi Anda secara rutin

Sangat penting untuk selalu rutin membersihkan kamar mandi. Sebab, ketika kamar mandi bersih dan tidak berbau, tentu Anda dan seluruh penghuni rumah akan merasa nyaman saat berada di dalamnya. Oleh karena itu, pastikan kamar mandi Anda rutin dibersihkan setidaknya sekali seminggu. Pastikan untuk selalu meninggalkan kamar mandi dalam keadaan sebersih mungkin setelah Anda selesai menggunakannya.

2.Buanglah barang-barang tak terpakai

Biasanya di dalam kamar mandi banyak terdapat botol-botol ataupun plastik bekas kemasan sampo dan sabun yang sedang atau sudah digunakan. Hal ini tentu menyebabkan kamar mandi Anda terlihat kotor. Karenanya, usahakan untuk selalu melakukan pengecekan kemasan atau botol yang sudah tak terpakai. Segeralah buang bekas kemasan tersebut agar kamar mandi Anda tidak terlihat berantakan dan penuh dengan barang-barang yang tak terpakai.

3.Mengatur posisi kloset

Jika Anda saat ini masih dalam proses mendesain kamar mandi Anda, sebaiknya Anda memposisikan kloset dekat dengan wastafel. Hal ini dalam rangka mempermudah Anda untuk mencuci tangan setelah selesai menggunkan kloset. Tempatkan juga posisi bak mandi dan shower sejauh mungkin dari pintu kamar mandi, agar nantinya lantai yang berada di dekat pintu kamar mandi tidak selalu basah, untuk menghindari kecelakaan seperti terpleset saat memasuki kamar mandi.

4.Buatlah ventilasi yang cukup

Setiap kamar mandi pasti membutuhkan ventilasi, agar pergantian udara segar di kamar mandi bisa berjalan lancar, disamping memudahkan cahaya matahari menerobos masuk ke dalam kamar mandi. Berada di dalam ruangan kecil lembab yang tertutup dan gelap sangatlah tidak nyaman. Dengan adanya ventilasi, maka kamar mandi akan mendapatkan pencahayaan yang cukup sehingga tidak terlalu gelap dan terasa pengap. Semoga bermanfaat.

Desain Interor Ruang Bermain Anak

Memiliki anak kecil di rumah tentu merupakan hal yang membahagiakan, karena suasana rumah akan selalu hidup dan ceria dengan keberadaan mereka. Di sisi lain, rumah lebih sering dalam keadaan berantakan daripada rapi akibat bermain, berlari-lari, maupun belajar di dalam rumah. Akibatnya, Anda terpaksa harus sering-sering membersihkan rumah.

Untuk mengatasi hal tersebut, sebaiknya Anda mendesain sebuah tempat dalam rumah menjadi ruang bermain. Tak perlu besar, asalkan ruangan tersebut dapat menempatkan berbagai mainan dan menyediakan berbagai hal yang dibutuhkan si kecil. Ruang bermain tersebut akan memberikan kebebasan bagi anak bermain sepuasnya dan rumah juga akan lebih bersih karena akses bermain anak hanya berlokasi di satu ruangan.

Oleh karena itu, pada artikel kali ini saya akan membagikan tips desain interior ruang bermain anak yang mudah diaplikasikan. Adapun perinciannya adalah sebagai berikut:

1.Desain

Sebaiknya Anda ikut melibatkan anak Anda dalam menentukan desain ruang bermain anak, agar dia memiliki rasa tanggung jawab terhadap tempat tersebut dan semua benda miliknya. Selain itu anak akan lebih bersemangat untuk bermain di sana.

Ruang bermain anak tersebut dapat didesain dengan berfokus pada satu tema, seperti seni. Ciptakan ruangan yang ceria dengan pilihan-pilihan warna cerah pada dinding ataupun furnitur. Sebaiknya salah satu dinding dicat dengan chalkboard paint sehingga anak lebih bebas berkreasi.

2.Furnitur

Keberadaan meja dan kursi dalam ruang bermain anak sangat penting. Sebab, terkadang anak butuh menulis atau bermain yang membutuhkan bantuan meja dan kursi. Karena anak berkembang dengan cepat, sebaiknya Anda menyediakan furnitur yang bisa diatur sendiri ukuran dan besarnya (adjustable play table). Sehingga, benda tersebut nantinya dapat dipakai lebih lama dan tak harus diganti setiap waktu.

Jangan lupa juga untuk meletakkan sofa lembut atau pouff ke dalam ruang belajar anak, sehingga anak dapat duduk dan membaca buku dengan lebih nyaman. Selain itu, pilihlah furnitur yang ringan sehingga mudah saat dipindahkan dan ditata. Jangan meletakkan banyak furnitur karena anak butuh ruang untuk beraktivitas.

3.Storage

Berbagai mainan anak yang terdapat dalam ruang bermain tentunya perlu disimpan dan ditata. Agar ruangan terlihat atraktif, sebaiknya Anda menggunakan open storage, seperti rak terbuka dan closed storage, contohnya lemari. Anda bisa menggunakan lemari untuk menyimpan semua mainan dan benda-benda kecil lainnya yang mungkin dapat membuat ruangan terlihat berantakan. Sementara itu, rak terbuka dapat memajang semua mainan anak yang unik, menarik, serta colourful.